Selasa, 02 November 2010

Krisis Identitas

Banyak orang yang memiliki krisis identitas diri. Bahkan biasanya orang mulai bertanya tentang identitas dirinya ketika akil balik (perubahan dari anak-anak menjadi remaja dan dewasa). Dia mulai bertanya siapakah saya? Apa keistimewaan saya yang bisa dilihat orang dan itu merupakan anugerah TUHAN? Bila ia mendapat jawaban yang tepat dari tempat yang tepat maka ia menjadi seorang dewasa yang dapat bertahan dari kondisi apapun juga.
Konsep mendasar tentang identitas diri bisa diperoleh dari keluarga. Lingkungan keluarga sangat mendukung hal ini. Bila keluarga berantakan maka anak akan kehilangan identitas dirinya. Ini bisa diobati ketika ia mulai mengenal TUHAN di dalam hidupnya. Dengan mengenal TUHAN maka ia bisa mengenal dirinya

1.Apa perbedaan antara orang yang bereksperimen dengan keragaman dengan orang yang memiliki kondisi gangguan kepribadian ganda?

Jawaban ane ni : Perbedaan keduanya amat sangat jauh berbeda, orang yang bereksperimen itu adalah orang sedang berusaha menciptakan/membuat suatu hal yang baru sedangkan untuk orang yang berkpribadian ganda orang ini adalah orang yang bisa dibilang terbawa oleh pergaulan atau tempat tinggal dia hidup makanya jadi begitu kepribadiannya .. hehhe

2. Apakah Anda setuju bahwa faktor psikologi yang sehat akan semakin tergantung pada konsep-konsep identitas yang fleksibel?

Jawaban ane ni : ane sangat setuju gan, karena jika psikologi kita sehat maka pemikirin nya pun pasti sehat juga 
3. Bagaimana realitas virtual dunia maya berfungsi sebagai ruang transisi bagi banyak orang?

Jawaban ane ni : karena dunia maya dapat dimainkan oleh semua kalangan baik tua maupun yang muda, dn jgua dunia maya ini sangat dibutuhkan bagi banyak orang sebagai tempat sharing, salingbertukar informasi bahkan sebagai sarana pendukung komunikasi baik langsung dan tidak langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar